Pemerintah Desa Dimoro, Kecamatan Toroh, Kabupaten Grobogan, menggelar kegiatan lelang bondo deso (aset desa) pada Kamis, 12 Februari 2026. Kegiatan tersebut berlangsung lancar dan mendapat antusiasme tinggi dari masyarakat setempat.
Sejak awal pelaksanaan, suasana lelang tampak hidup dengan proses tawar-menawar yang dinamis. Warga saling bersaing mengajukan penawaran terbaik, namun seluruh rangkaian kegiatan tetap berjalan tertib, aman, dan kondusif di bawah pengawasan panitia desa.
Kepala Desa Dimoro, Totok Suprapto, menjelaskan bahwa pelaksanaan lelang bondo deso telah melalui tahapan musyawarah bersama unsur terkait. Hal ini dilakukan sebagai bentuk keterbukaan dan kesepakatan bersama antara pemerintah desa dan masyarakat.
“Sebelum lelang dilaksanakan, kami telah menggelar musyawarah. Apa yang dilakukan hari ini merupakan hasil kesepakatan bersama dan dapat dipertanggungjawabkan,” jelasnya.
Lebih lanjut, Totok Suprapto menegaskan bahwa hasil lelang bondo deso akan dimanfaatkan untuk mendukung pembangunan Desa Dimoro, khususnya dalam pembiayaan program-program prioritas yang telah tertuang dalam Anggaran Pendapatan dan Belanja Desa (APBDes).
“Hasil lelang ini akan digunakan untuk menunjang pembangunan desa, sehingga manfaatnya dapat dirasakan langsung oleh seluruh masyarakat,” tegasnya.
Kegiatan lelang aset desa ini merupakan salah satu upaya Pemerintah Desa Dimoro dalam mengoptimalkan potensi sumber pendapatan desa secara terbuka dan akuntabel. Selain meningkatkan Pendapatan Asli Desa (PADes), lelang bondo deso juga menjadi bagian dari pengelolaan aset desa yang transparan dan berkelanjutan.
Dengan tingginya partisipasi masyarakat, Pemerintah Desa Dimoro berharap pengelolaan aset desa ke depan dapat terus berjalan dengan baik serta mampu memperkuat pembiayaan pembangunan demi terwujudnya kesejahteraan masyarakat Desa Dimoro.
![WEB_-2026-02-12T114903.488[1]](https://pemdesdimoro.id/wp-content/uploads/2026/02/WEB_-2026-02-12T114903.4881-1068x601.jpg)














