Profil Singkat Desa
Desa Dimoro merupakan salah satu desa yang berada di Kecamatan Toroh, Kabupaten Grobogan, Provinsi Jawa Tengah. Desa ini memiliki jumlah penduduk sebanyak 9.122 jiwa, terdiri dari 5.593 laki-laki dan 4.529 perempuan. Mayoritas masyarakat Desa Dimoro bermata pencaharian sebagai petani, didukung oleh ketersediaan lahan sawah dan kebun yang cukup luas. Selain pertanian, masyarakat juga bergerak di sektor peternakan, perdagangan, dan usaha lainnya.
Dalam aspek sosial, Desa Dimoro juga memiliki penerima bantuan sosial, antara lain PKH sebanyak 321 penerima, BPNT sebanyak 766 penerima, dan PBI sebanyak 1.648 penerima.
Potensi Desa Dimoro
1. Potensi Ekonomi dan Sumber Daya Alam
Desa Dimoro memiliki potensi ekonomi dan sumber daya alam yang cukup besar, di antaranya:
- Pertanian, meliputi tanaman padi dan jagung sebagai komoditas utama.
- Peternakan, khususnya ternak kambing dan sapi.
- Potensi tambahan lainnya seperti minyak kayu putih dan madu ternak, meskipun masih berskala kecil.
2. Potensi Sumber Daya Manusia (SDM)
Masyarakat Desa Dimoro memiliki kreativitas dan keterampilan dalam mengolah hasil pertanian menjadi produk bernilai tambah. Beberapa produk UMKM yang berkembang antara lain:
- Keripik singkong, sale pisang, keripik talas
- Pentol bakso dan aneka jajanan pasar
- Kue basah, donat, bolen, serta produk olahan UMKM lainnya
Potensi SDM ini menjadi modal penting dalam pengembangan ekonomi desa berbasis usaha mikro dan kecil.
3. Potensi Sosial, Budaya, dan Lingkungan
Dalam bidang sosial dan lingkungan, Desa Dimoro memiliki fasilitas dan potensi pendukung kegiatan masyarakat, antara lain:
- Dimoro Village sebagai ruang publik dan pusat aktivitas warga
- Sport Center
- Jogging track yang mendukung pola hidup sehat masyarakat
Kendala Pengembangan Potensi Desa
Beberapa kendala yang dihadapi dalam pengembangan potensi desa antara lain:
- Harga hasil pertanian relatif rendah karena masih bergantung pada tengkulak.
- Kurangnya pengetahuan masyarakat terkait pengolahan hasil pertanian.
- Peternakan kambing masih dilakukan secara tradisional dan memerlukan edukasi sistem beternak modern.
Intervensi dan Upaya Pengembangan
Untuk mengatasi kendala tersebut, telah dan akan dilakukan beberapa intervensi, antara lain:
- Pelatihan pengolahan hasil pertanian.
- Pelatihan packaging dan pemasaran produk pertanian dan UMKM.
- Pelatihan budidaya kambing secara modern.
Pilar Sosial Desa
Dalam mendukung terwujudnya Desa Dimoro sebagai desa mandiri dan berdaya, dilakukan penguatan pilar sosial desa melalui:
- Pembentukan kelompok agen perubahan desa.
- Pemberian penyuluhan kepada agen perubahan.
- Pemetaan potensi desa secara berkelanjutan.
Berbagai pihak turut terlibat dalam mendukung program ini, antara lain Kementerian Sosial, Dinas Sosial Provinsi Jawa Tengah, Dinas Sosial Kabupaten Grobogan, Dinas PMD, Dinas Koperasi dan UKM, Dinas Peternakan dan Perikanan, Kecamatan Toroh, Pemerintah Desa Dimoro, serta pendamping dan pilar sosial desa.
Program Pelatihan dan Bantuan
Banyak pihak yang terlibat guna mendukung Desa Dimoro sebagai desa mandiri dan berdaya, diantaranya :
- Kementrian Sosial
- BBPPKS Yogyakarta
- Dinas Sosial Provinsi Jawa Tengah
- Dinas Sosial Kab.Grobogan
- Dinas PMD ( Pemberdayaan Masyarakat dan Desa)
- Dinas Koprasi dan UKM
- Dinas Peternakan & Perikanan
- Kecamatan Toroh
- Pemerintah Desa Dimoro
- Pendamping Sosial dan Pilar Sosial
Desa Dimoro telah menerima berbagai program pelatihan dan bantuan, di antaranya:
- Bantuan KUBE sebanyak 10 kelompok, masing-masing beranggotakan 10 orang dengan total nilai bantuan Rp200.000.000.
- Bantuan UEP kepada 10 orang dengan nilai Rp2.000.000 per orang.
Pasca Pelatihan dan Pemberdayaan Masyarakat
Upaya lanjutan yang dilakukan pasca pelatihan meliputi:
- Pembentukan kelompok usaha.
- Pembangunan ruko-ruko di taman desa untuk mendukung pelaku UMKM.
- Fasilitasi permodalan dan penyelenggaraan bazar produk UMKM Desa Dimoro.
- Monitoring perkembangan ekonomi masyarakat dan kelompok KUBE, khususnya KUBE ternak kambing.
Pengembangan Pertanian Modern
Pemerintah Desa Dimoro juga mendorong modernisasi pertanian melalui:
- Penyuluhan pertanian.
- Penggunaan teknologi seperti drone untuk penyemprotan pupuk.
- Pemanfaatan alat mekanisasi pertanian seperti traktor dan combine harvester.
- Penanggulangan hama tanaman, khususnya tikus, melalui pemberian obat dan gerakan bersama masyarakat.
Kebutuhan dan Harapan ke Depan
Untuk mempercepat terwujudnya Desa Sejahtera Mandiri, Desa Dimoro masih membutuhkan:
- Bantuan modal dan peralatan.
- Kerja sama dengan berbagai stakeholder terkait.
- Pembangunan fasilitas pendukung UMKM.
- Pelaksanaan bazar produk UMKM secara berkelanjutan.
Dengan semangat kebersamaan dan dukungan berbagai pihak, Desa Dimoro optimis untuk terus berkembang menuju desa yang maju, mandiri, dan sejahtera.
Desa Dimoro… Maju, Mandiri, Sejahtera. Bisa, Harus Bisa, Pasti Bisa!








