Dimoro – Grobogan, Selasa (08/03/2023), Pada kegiatan pagi hari ini, Bidan Desa Dimoro, Ibu Endang Sumaryani, bersama Ibu Ida Trimulatsih selaku fasilitator dari Puskesmas Toroh I, mengadakan kegiatan Senam Ibu Hamil (Bumil) yang bertempat di Gedung PKK Desa Dimoro.
Kegiatan ini merupakan bagian dari Kelas Ibu Hamil (KIH), yaitu sarana belajar kelompok bagi para ibu hamil untuk memperoleh pengetahuan dan keterampilan seputar kehamilan dan persalinan. Melalui kelas ini, ibu hamil dapat belajar mengenai perawatan bayi baru lahir, pencegahan penyakit menular, hingga pengurusan akta kelahiran. Diharapkan, dengan mengikuti kelas ibu hamil, keselamatan ibu dan tumbuh kembang calon buah hati dapat berjalan secara optimal.
Dalam Kelas Ibu Hamil, para peserta mendapatkan pengetahuan lengkap mengenai hal-hal yang perlu diketahui selama masa kehamilan, mulai dari gizi seimbang ibu hamil, persiapan persalinan, perawatan pasca persalinan dan masa nifas, hingga perawatan bayi baru lahir. Selain itu, peserta juga diajarkan senam ibu hamil bagi ibu dengan usia kehamilan 20–36 minggu (5–9 bulan). Kelas ini sangat bermanfaat, baik bagi ibu yang baru pertama kali hamil maupun yang sudah berpengalaman, agar dapat menjalani kehamilan dengan aman, nyaman, dan bahagia.
Kelas ibu hamil tidak hanya diperuntukkan bagi ibu hamil saja. Suami (ayah) diharapkan dapat ikut serta minimal satu kali pertemuan, agar memahami cara terbaik dalam mendukung dan menjaga istri selama masa kehamilan. Selain suami, anggota keluarga lain seperti ibu kandung, ibu mertua, saudara perempuan, sahabat, atau calon pengasuh juga diperkenankan mendampingi ibu hamil dalam kegiatan ini.
Kelas ibu hamil dapat diikuti di berbagai fasilitas layanan kesehatan masyarakat, seperti puskesmas dan rumah sakit. Selain itu, kelas ini juga sering diselenggarakan oleh bidan praktik mandiri, Posyandu, balai desa, atau di rumah warga. Bahkan, sejak masa pandemi, kelas ibu hamil juga tersedia secara daring (online).
Adapun manfaat yang diperoleh dari mengikuti kelas ibu hamil antara lain sebagai sarana berbagi pengalaman dan memperluas pertemanan antar sesama ibu hamil, serta mendapatkan pendampingan langsung dari fasilitator yang berpengalaman, seperti bidan atau tenaga kesehatan. Peserta juga dibekali pengetahuan mengenai keluhan yang sering dialami ibu hamil, perubahan fisik dan emosional, serta pemahaman tentang mitos dan fakta seputar kehamilan.
Selain itu, ibu hamil mendapatkan edukasi mengenai pencegahan penyakit dan komplikasi kehamilan, seperti Infeksi Menular Seksual (IMS), HIV/AIDS, Kurang Energi Kronis (KEK), anemia, serta tanda-tanda bahaya pada kehamilan dan persalinan. Informasi mengenai fasilitas pelayanan kesehatan juga diberikan agar ibu hamil dapat segera memperoleh penanganan yang cepat dan aman apabila diperlukan.
Sebagian besar kelas ibu hamil dimulai sekitar 8–10 minggu sebelum persalinan atau saat usia kehamilan mencapai 30–32 minggu. Namun demikian, sangat dianjurkan bagi ibu hamil untuk mengikuti kelas pengantar sejak awal kehamilan.
Melalui kegiatan Kelas Ibu Hamil yang secara rutin dicanangkan dalam program Desa Dimoro ini, diharapkan dapat memberikan manfaat bagi masyarakat Desa Dimoro sehingga tercipta keluarga yang sehat dan sejahtera.
Aamiin ya Rabbal ‘Alamin.















